Background Color:
 
Background Pattern:
Reset
Search
Berita

PAN dan PDI-P Dukung Pilkada Langsung

PAN dan PDI-P Dukung Pilkada Langsung

Beritasatu.com, Jakarta – Fraksi Partai Amanat Nasional (PAN) tetap mendukung agar pemilihan kepala daerah (pilkada) dilaksanakan secara langsung. Pilkada langsung itu mencakup provinsi, kabupaten dan kota.

“Berkaitan dengan mekanisme pilkada, PAN setuju langsung. Artinya, menolak pemilihan melalui DPRD,” kata Wakil Ketua Fraksi PAN, Viva Yoga Mauladi di Jakarta, Selasa (28/1).

Menurutnya, pilkada adalah bagian dari pemilu. Sedangkan pemilu, lanjutnya, adalah sarana mewujudkan kedaulatan rakyat. “Rakyatlah yang berdaulat atas negara. Jadi sebenarnya pemilu itu tidak murni sebatas yuridis saja, tetapi merupakan pencerminan kedaulatan rakyat. Pemilihan langsung, secara yuridis akan memberikan manfaat kepada rakyat untuk memilih pemimpinnya,” ujar Viva.

Dia menambahkan, secara sosiologis memang terdapat efek negatif yang ditimbulkan pemilihan langsung. Misalnya, lanjut Viva, terjadi konflik sosial karena unsur perbedaan suku, agama, ras, antar golongan (SARA).

“Tetapi, tidak semua daerah terjadi konflik. Karena itu, untuk mencegah dan menghindari konflik adalah perlu kesiapan penyelenggara pemilu secara prima, pengendalian diri antarkandidat agar tidak konflik. Rakyat sudah terlatih memilih pemimpinnya di pemilihan kepala desa (pilkades),” imbuh Ketua Badan Pemenangan Pemilu (Bappilu) PAN ini.

Sebelumnya, Fraksi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P) juga menyatakan menolak pilkada dikembalikan ke DPRD. Hal itu ditegaskan Ketua Fraksi PDI-P Puan Maharani. “PDI-P merupakan salah satu partai politik yang tidak setuju pilkada harus melalui DPRD,” katanya.

Menurut Puan, para pihak jangan terlalu cepat menyimpulkan bahwa pilkada langsung tidak bermanfaat. Apalagi, lanjutnya, maraknya money politic (politik uang) dijadikan alasan. “Kita mesti lihat urgensinya. Apakah pilkada lewat DPRD tidak akan timbulkan money politic juga dibanding langsung. Jadi enggak usahlah buru-buru ambil kesimpulan,” ujar Ketua DPP PDI-P ini.

Puan menambahkan, peluang kepala daerah pindah partai juga cukup besar. Hal tersebut perlu diantisipasi. “Suara DPRD harus wakili parpol. Kita tidak bisa mengontrol kepala daerah yang diusung menang oleh satu parpol dalam mekanisme DPRD. Bisa saja kepala daerah itu lari jika sudah terpilih,” jelasnya.

Tag:

Related Images

  • PAN dan PDI-P Dukung Pilkada Langsung

Post Rating

Comments

There are currently no comments, be the first to post one!

Post Comment

Only registered users may post comments.
Kategori
Komisi (137)
Politik (204)