Background Color:
 
Background Pattern:
Reset
Search
Berita

Lamongan Lumbung Pedet Unggul Nasional

Lamongan Lumbung Pedet Unggul Nasional

SURYA.co.id | SURABAYA - Peternak sapi di Lamongan, Jatim, menjadi daerah percontohan nasional dalam pengembangan Pedet atau anak sapi unggul nasional.

Saat Panen Pedet hasil Insiminasi Buatan (IB) 2016, daerah ini menjadi daerah paling banyak memberi kontribusi Pedet unggul.

Program panen Pedet hasil IB itu serentak dilakukan di sejumlah daerah di seluruh Indonesia. Dari 5.000 ekor pedet unggul yang dipanen di Jatim, 2.000 di antaranya dihasilkan oleh peternak di Lamongan. Para peternak itu adalah binaan Dinas Peternakan Jatim.

Karena kondisi tersebut menempatkan Lamongan sebagai tuan rumah nasional Panen Pedet 2016. Di daerah ini juga dicanangkan Upaya Khusus Sapi Indukan Wajib Bunting (Upsus Siwab). Kegiatan nasional itu dipusatkan di kawasan Waduk Gondang, Sabtu (7/10/2016).

Dalam panen Pedet di Lamongan itu dihadiri sejumlah menteri:

Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman, Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita. Juga hadir Menteri Koperasi dan UKM Anak Agung Gede Ngurah Puspayoga dan Menteri Desa Pembangunan Daerah Tertinggal, Eko Putro Sanjoyo.

Panen sapi anakan yang unggul itu juga dihadiri Gubernur Jatim Soekarwo, Bupati Lamongan Fadeli, dan para kepala daerah di Jatim lainnnya. Turut hadir Wakil Ketua Komisi IV DPR RI Viva Yoga Mauladi dan Asisiten Teritorial (Aster) Kasad, Mayjen TNI Komarudin Simanjutak.

"Jatim siap menjadi provinsi swasembada sapi. Lamongan telah menunjukkan pada kita semua bahwa sapi-sapi unggul itu bisa diciptakan," kata Pakde Karwo.

Selain itu, Soekarwo juga berharap agar Pemerintah semakin memberi keringanan dan kemudahan kepada para peternak dalam menunggu masa merawat ternaknya.  

Menteri Pertanian, Andi Amran Sulaiman menyatkaan bahwa disiapkan anggaran Rp 1 triliun untuk inseminasi buatan bagi para peternak. "Semua untuk Percepatan peningkatan populasi sapi unggul," kata Andi.

Related Images

  • Lamongan Lumbung Pedet Unggul Nasional

Post Rating

Comments

There are currently no comments, be the first to post one!

Post Comment

Only registered users may post comments.
Kategori
Komisi (137)
Politik (204)