Background Color:
 
Background Pattern:
Reset
Search
Berita

DPR Minta Pemerintah Dengar Aspirasi Petani Rembang

DPR Minta Pemerintah Dengar Aspirasi Petani Rembang

JawaPos.com - Wakil Ketua Komisi IV DPR Viva Yoga Mauladi meminta pemerintah mendengar aspirasi petani Kendeng, Rembang, Jawa Tengah. Apalagi, dari aksi tersebut telah menyebabkan korban jiwa meninggal dunia.

"Aksi massa atau demonstrasi yang menolak pembangunan pabrik adalah aspirasi rakyat yang harus di dengar oleh pemerintah," tegasnya melalui pesan singkat, Selasa (21/3).

Dia menambahkan, pemerintah sebaiknya melakukan verifikasi faktual di lapangan. Itu dimaksudkan guna mendapatkan data akurat agar dalam proses perumusan kebijakannya tidak melukai hati rakyat dan tidak menggangu program nasional.

Polemik keberadaan pabrik PT Semen Indonesia di Rembang itu memang sudah masuk pada ranah hukum. Bahkan sudah ada putusan Mahkamah Agung yang mengabulkan gugatan petani Rembang dan Yayasan Wahana Lingkungan Hidup (Walhi) terkait Izin Lingkungan Kegiatan Penambangan dan Pembangunan Pabrik Semen milik PT Semen Gresik (Persero) Tbk di Kabupaten Rembang tertanggal 7 Juni 2012.

Dari sisi hukum, komisi IV DPR tidak akan mencampuri atau melakukan intervensi ke wilayah hukum tersebut. Namun Viva meminta pemerintah menuntaskan persoalan ini. "Hal ini tidak boleh berlarut-larut karena akan dapat menimbulkan konflik horisontal berkelanjutan," ujarnya.

Sementara dia mengatakan, komisi IV DPR RI telah mengagendakan untuk melakukan kunjungan ke lapangan terhadap proses pembangunan pabrik dan sengketa lahan di Rembang itu. Tujuan kunjungan ke lapangan katanya untuk mengecek kondisi faktual pembangunan pabrik dan menyerap aspirasi masyarakat di sekitar areal pembangunan.

"Rencana dalam masa sidang ini, sekitar minggu awal di bulan April," pungkas politikus PAN itu. (dna/JPG)

Related Images

  • DPR Minta Pemerintah Dengar Aspirasi Petani Rembang

Post Rating

Comments

There are currently no comments, be the first to post one!

Post Comment

Only registered users may post comments.
Kategori
Komisi (137)
Politik (204)